Pages

Ads 468x60px

Selasa, 17 Januari 2017

TUGAS SOFTSKILL 4.1 (SISTEM INFORMASI AKUTANSI)



4.1 Aktivasi Bisnis Siklus Pendapatan

Jelaskan kegiatan atau aktivitas bisnis dalam siklus pendapatan
Pengertian Siklus Pendapatan
Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.  aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan diantaranya adalah :
   
       1. Entri pesanan penjualan
Proses entri pesanan penjualan mencakup tiga tahap:
- Mengambil pesanan dari pelanggan
- Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
- Memeriksa ketersediaan persediaan
- Pengiriman
2. Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut, proses ini terdiri dari dua tahap:
- Mengambil dan mengepak pesanan
- Mengirim pesanan tersebut
- Penagihan dan Piutang Usaha
3. Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan:
- Penagihan ke para pelanggan
- Memelihara data piutang usaha
- Penagihan Kas

4. Langkah keempat (terakhir) dalam siklus pendapatan adalah penagihan kas, melibatkan:
- Menangani kiriman uang pelanggan.
- Menyimpannya ke bank


Entri Pesanan Penjualan (Aktivitas 1)
·         Fungsi entri pesanan penjualan mencakup tiga aktivitas utama, yaitu :
  1. Mengambil pesanan dari pelanggan
  2. Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan
  3. Memeriksa ketersediaan persediaan
·         Bagaimanapun data pesanan pelanggan diterima pada awalnya, merupakan hal yang penting bahwa semua data yang dibutuhkan untuk memproses pesanan tersebut dikumpulkan dan dicatat secara akurat. Oleh sebab itu, pemeriksaan edit berikut ini harus dilakukan untuk memastikan akurasi yang menyeluruh:
·         Pemeriksaan validitas, Uji kelengkapan
·         Uji kewajaran
·         Persetujuan kredit
·         Otorisasi umum, Batas kredit
·         Otorisasi khusus:Pemeriksaan batas
·         Langkah berikutnya adalah, menetapkan apakah tersedia cukup persediaan untuk memenuhi pesanan tersebut.
·         Internally generated documents produced by sales order entry:
·         Pesanan penjualan
·         Slip pengepakan
·         Kartu pengambilan barang
Pengiriman (Aktivitas 2)
·         Warehouse workers are responsible for filling customer orders by removing items from inventory.
·         Keputusan-keputusan penting dan kebutuhan informasi:
·         Menentukan metode pengiriman.
·         in-house
·         outsource
·         Dokumen, catatan, dan prosedur:
·         Kartu pengambilan printed by the sales order entry triggers the shipping process and is used to identify which products to remove from inventory.
·         Jumlah phisik dibandingkan dengan kuantitas pada kartu pengambilan dan slip pengepakan.
·         Beberapa tempat pemeriksaan dibuat dan dokumen pengiriman dipersiapkan.
Penagihan dan Piutang Usaha (Aktivitas 3)
·         Dua aktivitas yang dilakukan pada stage siklus pendapatan ini adalah:
1.      Invoicing customers
2.      Maintaining customer accounts
·         Jenis sistem penagihan:
·         Dalam sistem setelah penagihan, faktur dipersiapkan setelah confirmasi bahwa barang-barang dikirim.
·         Dalam sistem pra penagihan, faktur dipersiapkan (tetapi tidak dikirim) sesegera pesanan disetujui.
·         Persediaan, piutang dagang, dan file buku besar diperbaharui pada waktu ini.
·         Metode-metode pengurusan piutang dagang:
·         Metode faktur terbuka
·         Metode pembayaran gabungan
·         Untuk memperoleh aliran penerimaan kas yang lebih seragam, banyak perusahaan menggunakan proses yang disebut Penagihan berdaur.
Penagihan Kas (Aktivitas 4)
·         Dua bagian yang terlibat dalam aktivitas ini adalah:
1.      Kasir
2.      Fungsi piutang dagang
·         Keputusan-keputusan penting dan Kebutuhan Informasi:
1.      Pentingnya pengurangn pencurian kas.
2.      Fungsi penagihan piutang dagang seharusnya tidak mempunyai akses phisik ke kas atau cek.
3.      Fungsi piutang dagang harus mampu mengidentifikasi sumber suatu pengiriman uang dan vaktur aplikasi harus dikredit.



Tujuan utama siklus pendapatan adalah untuk menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai.

Diagram :


Senin, 02 Januari 2017

3.5 Jelaskan Elemen Pengendalian Internal Versi Coso


Struktur pengendalian internal COSO dikenal sebagai Kerangka Kerja Pengendalian Internal yang Terintegrasi (COSO-Internal Control Integrated Framework) yang terdiri dari 5 komponen yang saling berhubungan. Komponen ini didapat dari cara manajemen menjalankaan bisnisnya, dan terintegrasi dengan proses manajemen.


Untuk  memberikan  kepastian yang layak bahwa tujuan pengendaliannya akan tercapai.
Komponen pengendalian COSO meliputi hal-hal berikut ini :
1.   Lingkungan pengendalian
Lingkungan pengendalian berfungsi sebagai payung bagi keempat komponen lainnya. Untuk memahami dan menilai lingkungan pengendalian, auditor harus mempertimbangkan subkomponen pengendalian yang paling penting, yaitu ;
·        Integritas dan nilai-nilai etis
·        Komitmen kepada kompetensi
·        Partisipasi dewan komisaris atau komite audit
·        Filosofi dan gaya operasi manajemen struktur organisasi
·        Kebijakan dan praktik sumber daya manusia

2.   Penilaian risiko
Penilaian risiko (risk assessment) atas laporan keuangan adalah tindakan yang dilakukan manajemen untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko-risiko yang relevan dengan penyusunan laporan keuangan yang sesuai GAAP

3.   Aktivitas pengendalian
Aktivitas pengendalian (control activities) adalah kebijakan dan prosedur, selain yang sudah termasuk dalam epat komponen lainnya, yang membantu memastikan bahwa tindakan yang diperlukan telah diambil untuk menangani risiko guna mencapai tujuan entitas.
Aktivitas pengandalian umum dibagi menjadi lima jenis berikut ini, yang akan dibahas berikutnya:
·        Pemisahan tugas yang memadai
·        Otorisasi yang sesuai atas transaksi dan aktivitas
·        Dokumen dan catatan yang memadai
·        Pengendalian fisik atas aktiva dan catatan
·        Pemeriksaan kinerja secara independen

4.   Infornasi dan komunikasi
Tujuan sistem informasi dan komunikasi akuntansi dari entitas adalah untuk mencatat, memroses, dan melaporkan transaksi yang dilakukan entitas itu serta mempertahankan akuntabilitas aktivitas terkait.
Untuk memahami perancangan sistem informasi akuntansi, auditor akan menentukan :
·        kelas transaksi utama entitas;
·        bagaimana transaksi dicatat;
·        catatan akuntansi apa saja yang ada serta sifatnya;
·    bagaimana sistem itu menangkap peristiwaperistiwa lain yang penting bagi laporan keuangan, seperti penurunan nilai aktiva;
·   sifat serta rincian proses pelaporan keuangan yang diikuti, termasuk prosedur pencatatan transaksi dan penyesuaian dalam buku besar umum.

5.   Pemantauan
Aktivitas pemantauan berhubungan dengan penilaian mutu pengendalian internal secara berkelanjutan atau periodik oleh manajemen untuk menentukan seperti yang diharapkan dan telah dimodifikasi sesuai dengan perubahaan kondisi.

Sumber :